About Us

PHPnesia merupakan anak dari rajaphp.com, PHPnesia juga menyediakan berbagai jasa layanan dan aplikasi yang bisa di download.

Kategori

Kategori

Theme images by Storman. Powered by Blogger.

Follow by Email

Popular Posts

Ads 300 x 250

Flickr Images

Kontak Informasi

Alamat: Jl. Berok Raya No 40 Siteba, Padang

Email : vendry7@gmail.com

No Hp : 082170214495

Popular Posts

Featured Posts

Tuesday, March 19, 2019

GRATIS !! Aplikasi Sistem Informasi Pembayaran Uang Les menggunakan PHP dan MySQL.

- No comments

Beberapa Lembaga kursus menggunakan berbagai macam teknik pembayaran untuk mempermudah merekap data pembayaran siswa. Salah satunya yaitu menggunakan aplikasi pembayaran uang les (payment for tutoring). Harus diakui bahwa setiap kali akan melakukan transaksi kursus, bendahara akan mencatat pembayaran di kwintasi, tiap akhir bulan bendahara akan menyerahkan laporan kepada pimpinan, hal ini menyebabkan sistem keuangan yang ada dilembaga tersebut akan menjadi tidak efesien dan efektif. Dengan adanya  Aplikasi ini dapat mempermudah dalam pengelolaan dan penyimpanan data sehingga dapat mengahasilkan suatu informasi yang tepat dan akurat. Adanya aplikasi ini dapat mengurangi terjadinya kesalahan yang tidak diinginkan dan akan meningkatkan kinerja yang lebih efesien dan kecepatan operasional di suatu instansi.
Pada sistem ini terdapat 3 orang aktor diantaranya bendahara, siswa dan pimpinan. Berikut kegiatan yang dapat dilakukan oleh masing-masing aktor diantaranya:
  1. Bendahara, siswa dan pimpinan melakukan proses login terlebih dahulu
  2. Bendahara dapat mengelola data siswa, mengelola data pembayaran siswa
  3. Bendahara dapat melakukan cetak laporan data siswa
  4. Bendahara dapat melakukan cetak laporan data pembayaran perbulan.
  5. Siswa dapat melihat data pembayaran
  6. Siswa dapat melakukan cetak data pembayaran
  7. Pimpinan dapat melakukan cetak laoran pembayaran perbulan
  8. Pimpinan dapat melakukan cetak laporan data siswa  
Berikut tampilan dari Aplikasi Sistem Informasi Pembayaran Uang Les menggunakan PHP dan MySQL.












Aplikasi ini bisa di download secara gratis dengan klik link di bawah ini :

DOWNLOAD 

Bagaimana, Sangat Menarik Bukan? Saya rasa akan sangat berguna untuk sobat yang ingin mengetahui lebih jauh dan mungkin bisa digunakan untuk melakukan penelitian atau skripsinya. Baik lah cara untuk mendapatkan aplikasi ini silahkan di download pada link di atas ini mudah-mudahan bermanfaat ya gan. :D

Jika butuh referensi seputar tugas akhir bisa melakukan konsultasi dengan hubungi melalui whatsapp ke nomor 082170214495, Terima Kasih


Monday, March 18, 2019

GRATIS !! Aplikasi Penggajian Karyawan.

- No comments
CV MEDITAMAWEB INDONESIA !

Sebuah perusahaan tidak dapat berdiri tanpa didukung oleh aplikasi administrasi yang memadai, salah satunya yaitu penggunaan aplikasi penggajian karyawan (Payroll). Harus diakui bahwa semakin banyak karyawan, penghitungan gaji akan terasa semakin sulit untuk dilakukan. Pasalnya selain gaji pokok, masih ada banyak hal yang menjadi bahan pertimbangan perhitungan gaji seorang karyawan salah satunya yaitu lembur. Itulah yang membuat keberadaan aplikasi penggajian karyawan (Payroll) harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menghitung besaran gaji karyawan secara tepat dan akurat.
Dengan adanya aplikasi penggajian karyawan berbasis web ini otomatis akan menghasilkan manfaat yang cukup beragam. Beberapa manfaat dari penggunakan aplikasi payroll berbasis web ini diantaranya yaitu :
  1. Pencatatan detail gaji atau rekap rincian gaji para karyawan menjadi lebih lengkap dan sangat spesifik.
  2. Laporan data gaji keseluruhan karyawan bisa dilakukan secara berkala dengan sangat terperinci.
  3. Memudahkan proses pencetakan slip gaji para karyawan
Beberapa fitur aplikasi penggajian karyawan (payroll) berbasis web ini :
  • Manajemen Data Karyawan
  • Manajemen Data Jabatan
  • Manajemen Data Gaji Karyawan
  • Manajemen Data Lembur Karyawan
  • Laporan Data Karyawan
  • Laporan Data Gaji Karyawan
Dengan adanya aplikasi penggajian ini diharapkan dapat bermanfaat dan memudahkan pihak perusahaan dalam memproses, memperhitungkan, dan merekap seluruh gaji karyawan setiap waktu sesuai dengan haknya masing-masing. Hal ini juga dapat meminimalisir adanya kemungkinan kesalahan perhitungan gaji yang bisa terjadi jika perhitungan dilakukan masih dengan cara manual dan belum terprogram dengan baik. Itulah sebabnya aplikasi penggajian karyawan berbasis web ini adalah salah satu dari banyak produk aplikasi yang dibutuhkan dan harus dimiliki oleh perusahaan.

Berikut beberapa tampilan dari aplikasi payroll berbasis web dengan php dan mysql


Menu Login

 

Dibagian ini kita dapat mengisi data input karyawan /tambah data karyawan serta edit dan hapus.


Dibagian ini admin dapat mengisi  data karyawan


Dibagian data gaji kita atau admin bisa mengetahui gaji atau data gaji karyawan dan bisa mencetak


Jika sudh membuka tombol cetak tadi maka admin dapat mencetak semua gaji karyawan melalu kode gaji karyawan


Selanjutnya adalah bagian Laporan , teman teman bisa melihat laporan gaji semua karyawan yang telah diinputkan



Aplikasi ini bisa di download secara gratis dengan klik link di bawah ini :



Bagaimana, Sangat Menarik Bukan? Saya rasa akan sangat berguna untuk sobat yang ingin mengetahui lebih jauh dan mungkin bisa digunakan untuk melakukan penelitian atau skripsinya. Baik lah cara untuk mendapatkan aplikasi ini silahkan di download pada link di atas ini mudah-mudahan bermanfaat ya gan. :D

Jika butuh referensi seputar tugas akhir bisa melakukan konsultasi dengan hubungi melalui whatsapp ke nomor 082170214495, Terima Kasih


Wednesday, March 13, 2019

GRATIS !! Aplikasi Sistem Informasi Lelang PHP Dan MySQL

- No comments

Aplikasi Lelang Online adalah aplikasi pelelangan yang bersifat online dengan aktor user dan admin. Tampilan frontend dan backend, frontend untuk user melakukan lelang seperti menambah lelang baru, lalu backend yang digunakan administrator untuk memantau lelang. Pengguna juga dapat melihat siapa saja yang telah melakukan bid pada lelang yang sedang berjalan. Ketika lelang dilihat detail, dan waktu tersisa kurang dari sejam, maka akan ada fitur countdown yang mana pelelangan akan berakhir secara otomatis
Fitur-fitur yang terdapat pada lelang ini :
  1. User dapat menambahkan lelang
  2. Admin dapat CRUD data user
  3. User dapat membid lelang
  4. Admin dapat memantau lelang yang sedang berjalan serta melihat user user yang melakukan bid

Berikut beberapa gambar dari aplikasi ini :


Gambar diatas adalah tampilan halaman lelang dengan lelang yang sedang aktif.

Gambar diatas adalah form untuk menambahkan barang lelang.


Gambar diatas adalah design dari database lelang tersebut


Halaman administrator untuk memantau user dan lelang


Salah satu halaman admin untuk memantau pelelangan.


Halaman detail dari pelelangan yang sedang berlangsung.

Aplikasi ini bisa di download secara gratis dengan klik link di bawah ini :



Bagaimana, Sangat Menarik Bukan? Saya rasa akan sangat berguna untuk sobat yang ingin mengetahui lebih jauh dan mungkin bisa digunakan untuk melakukan penelitian atau skripsinya. Baik lah cara untuk mendapatkan aplikasi ini silahkan di download pada link di atas ini mudah-mudahan bermanfaat ya gan. :D

Jika butuh referensi seputar tugas akhir bisa melakukan konsultasi dengan hubungi melalui whatsapp ke nomor 082170214495, Terima Kasih

Monday, March 11, 2019

GRATIS !! Aplikasi Sederhana Pinjaman dan Pembayaran Kredit Koperasi

- No comments


Aplikasi Pinjaman dan Pembayaran Kredit pada Koperasi
Aplikasi ini memiliki 2 level yaitu admin (pengelola koperasi) dan user (anggota). Level admin dapat mengatur pinjaman seperti : menolak, menyetujui pinjaman anggota serta mengkonfirmasi pembayaran yang dilakukan oleh anggota. Sedangkan anggota dapat melakukan pengajuan pinjaman serta melakukan pembayaran dan membatalkan pinjaman yang pernah diajukan tetapi masih dalam status Pending. Ketika pinjaman telah disetujui admin, pengguna dapat melakukan pembayaran.
Fitur-fitur dari Aplikasi ini yaitu :
  1. Admin dapat mengelola data anggota.
  2. Admin dapat mencetak laporan data anggota, angsuran perbulan, serta pinjaman perbulan.
  3. Admin dapat mengatur pinjaman yang diajukan anggota.
  4. Admin dapat mengkonfirmasi pembayaran anggota.
  5. Anggota dapat mengajukan pinjaman.
  6. Anggota dapat membatalkan pinjaman yang telah diajukan.
  7. Anggota dapat melakukan pembayaran.

Berikut beberapa tampilan yang diambil dari aplikasi ini :

1.      Halaman login, pada halaman login akan dilakukan pengecekan status, apakah itu admin atau anggota yang nantinya akan diset sebagai session.


2.      Halaman kelola data anggota, pada halaman ini admin dapat mengatur data anggota, seperti menambahkan anggota baru, menghapus anggota, serta mengganti data-data anggota.



3.      Halamn peminjaman (admin), admin dapat mengatur peminjaman yang telah diajukan oleh anggota, seperti menolak serta menyetujui, dan juga dapat melihat angsuran dari tiap pinjaman yang telah dilakukan, serta mengkonfirmasi pembayaran yang berstatus pending yang telah dibayarkan oleh anggota.


4.      Halaman pengajuan peminjaman (anggota), pada halaman ini anggota dapat mengajukan peminjaman dengan pilihan yang telah ada pada form.


5.      Halaman untuk melihat angsuran (anggota), pada halaman ini anggota dapat melihat angsuran yang telah dibayarnya, serta angsuran yang belum dibayar dapat dibayar dengan klik bayar kemudian masukan data-data bukti pembayaran yang telah dilakukan.


Terakhir pada aplikasi ini, admin dan anggota dapat melihat data diri.


Aplikasi ini bisa di download secara gratis dengan klik link di bawah ini :

DOWNLOAD 

Bagaimana, Sangat Menarik Bukan? Saya rasa akan sangat berguna untuk sobat yang ingin mengetahui lebih jauh dan mungkin bisa digunakan untuk melakukan penelitian atau skripsinya. Baik lah cara untuk mendapatkan aplikasi ini silahkan di download pada link di atas ini mudah-mudahan bermanfaat ya gan. :D

Jika butuh referensi seputar tugas akhir bisa melakukan konsultasi dengan hubungi melalui whatsapp ke nomor 082170214495, Terima Kasih

Wednesday, February 20, 2019

Meningkatkan Performa Website – Mengaktifkan Keep-Alive

- No comments

Bagaimana cara kerja Keep-Alive?
  
Dalam tutorial ini Anda akan mempelajari 4 metode berbeda untuk mengaktifkan keep-alive. Keep-Alive memungkinkan browser pengunjung untuk men-download semua content (seperti JavaScript, CSS, gambar, video, dll) melalui koneksi TCP yang stabil, bukan dengan membuat permintaan yang berbeda untuk setiap file. Ini akan menjanjikan peningkatan kecepatan dan performa, karena browser pengunjung Anda akan mendapatkan semua file melalui 1 koneksi HTTP yang persistent.

Singkatnya, Keep-Alive adalah pola komunikasi antara sebuah web server dengan sebuah web browser dengan potensi mengurangi jumlah permintaan secara drastis, dan juga meningkatkan kecepatan halaman website. Gambar di bawah ini dapat membantu Anda untuk lebih memahami perbedaan dan manfaat dari Keep-Alive:



Manfaat menggunakan Keep-Alive

•    Keep-Alive mengurangi penggunaan CPU dan memory, karena jumlah permintaan HTTP yang dihasilkan lebih kecil. Ini akan menguntungkan pengguna platform hosting apapun (hosting gratis, shared hosting, VPS).

•    Dengan mengaktifkan Keep-Alive akan menyediakan pipelining HTTP (delivery permintaan melalui koneksi TCP yang sama)

•    Permintaan HTTP membutuhkan waktu CPU dan resource yang lebih banyak. Keep-Alive akan sangat bermanfaat untuk website Anda bila Anda menggunakan HTTPS dan SSL.

•    Latency menjadi berkurang dan secara umum akan meningkatkan kecepatan loading website dan performanya.

•    Keep-Alive didukung oleh semua browser modern.

•    Jika Anda mengaktifkan Keep-Alive, ini juga akan menguntungkan website Anda dari sisi SEO dan ranking karena performa website yang jauh lebih baik.

Singkatnya, Keep-Alive adalah cara yang efektif untuk mengurangi penggunaan resource Anda sembari meningkatkan kecepatan website Anda dalam waktu yang bersamaan.
Yang Anda butuhkan
 Sebelum memulai, yang Anda butuhkan adalah:
•    Akses ke file .htaccess
•    Akses ke httpd.conf (opsional)
•    Akses ke HttpCoreModule (opsional)


Langkah 1 – Menganalisa website Anda

Pertama, Anda perlu menganalisa website dengan menggunakan bantuan GTMetrix untuk menentukan apakah Keep-Alive aktif atau tidak di server Anda. Berikut ini adalah hasilnya setelah analisis dilakukan pada halaman percobaan:


Pada beberapa server atau layana hosting, Keep-Alive secara default diaktifkan. Jika analisis Anda mendapatkan skor 100%, Anda tidak perlu melakukan hal apapun.

Langkah 2 – Mengaktifkan Keep-Alive

Ada beberapa cara untuk mengaktifkan Keep-Alive dan ini semua tergantung pada server Anda / penyedia hosting. Berikut ini beberapa opsinya:

Opsi 1 -Meng-edit file .htaccess

Untuk mengaktifkan Keep-Alive, tambahkan baris kode berikut ini ke file .htaccess Anda. Mengaktifkan Keep-Alive melalui .htaccess akan menimpa setting apapun yang ada di server dan mengaktifkan koneksi yang terus menerus.


Metode ini biasanya bekerja di hampir semua layanan shared hosting Linux. Jika Anda tidak tahu dimana letak file .htaccess, lihat tutorial ini.

Opsi 2 – Mengaktifkan Keep-Alive di Apache melalui file httpd.conf
Jika Anda memiliki akses ke file config Apache, Anda bisa mengaktifkan ekstensinya dari sana. Begini kira-kira tampilan konfigurasinya:


•    KeepAlive On bagian ini mengaktifkan ekstensi

•    MaxKeepAliveRequests bagian ini mengatur jumlah permintaan maksimal yang diizinkan dalam 1 koneksi. 50 permintaan untuk 1 koneksi, bisa Anda buat untuk di awal.

•    KeepAliveTimeout bagian ini menentukan berapa lama server harus menunggu permintaan baru dari client. Sangat direkomendasikan untuk mulai dengan nilai yang kecil seperti 5 atau 10 detik dan pelan-pelan nantinya meningkatkan angka ini bila memang dibutuhkan. Jika Anda memberikan nilai yang terlalu tinggi untuk setting ini, bisa mengakibatkan beban server menjadi tinggi.

Jika Anda tidak bisa menemukan file httpd.conf, jalankan perintah berikut di command line:


Opsi 3 – Mengaktifkan Keep-Alive di NGINX

Keep-Alive secara default aktif pada NGINX. Namun, pada beberapa case, ini bisa dinon-aktifkan. Anda bisa mengaktifkannya melalui HttpCoreModule. Cari nilai keepalive_disable, yang umumnya bagian ini sering menjadi alasan mengapa Keep-Alive tidak bekerja. Sebelum mengaktifkannya, pastikan Anda sudah mengetahui alasan mengapa bagian ini dinon-aktifkan sejak awal sebelum ada perubahan apapun.

Opsi 4 – Windows Server (IIS)
Jika Anda menggunakan server berbasis Windows, Anda bisa langsung mengaktifkan ekstensi Keep-Alive menggunakan command line.

Gunakan perintah berikut untuk mengaktifkannya:


Dan jika Anda ingin menon-aktifkannya, gunakan:


Anda juga bisa melihat langsung tutorial resmi dari Microsoft dengan tambahan beberapa opsi.

Langkah 3 – Test perubahan

Setelah Keep-Alive aktif, coba lakukan test lain dengan menggunakan GTMetrix atau website penganalisa performa lainnya, untuk memastikan apakah perubahannya bekerja atau tidak. Berikut ini adalah hasil setelah Keep-Alive diaktifkan:



Anda juga bisa memeriksa apakah Keep-Alive berfungsi, dengan cara memeriksa header HTTP Anda. Ini bisa dilakukan melalui terminal dengan menggunakan perintah berikut:



Contohnya:

Hasilnya:





Bagian 
Mengindikasikan keep-alive berfungsi.

Kesimpulan
Mengaktifkan Keep-Alive untuk website Anda adalah cara yang bagus untuk meningkatkan kecepatan dan performa website dilansir dari hostinger pada (tanggal 21 Februari 2019). Koneksi TCP yang persisten akan memastikan waktu load lebih cepat dan efisiensi yang lebih tinggi, yang bisa membuat pengunjung website Anda senang berada dalam website Anda.



Friday, February 15, 2019

Cara Mengatasi Error Tidak Bisa Mengakses Halaman Website

- No comments
Tak selamanya website berbasis WordPress yang Anda kelola akan selalu aman dari berbagai jenis error. Terkadang, tanpa diduga, Anda akan menerima pesan atau notifikasi error bertuliskan “Sorry, you are not allowed to access this page”. Selain tidak dapat mengakses halaman, Anda juga tidak bisa masuk dashboard WordPress untuk mengelola bahkan mengganti beberapa hal penting.

Jika Anda sedang mengalami error ini, jangan khawatir. Anda tengah membaca tutorial yang tepat untuk mengatasi error tersebut. Di panduan ini, kami menyediakan berbagai metode dan pendekatan yang bisa Anda terapkan untuk memperbaiki error “Sorry, you are not allowed to access this page”.
Berikut sepuluh poin yang akan kami bahas:
1.    Revert situs ke pre-error state.
2.    Gunakan WP_Debug untuk memperoleh daftar error.
3.    Review akses dan catatan log.
4.    Dapatkan notifikasi keamanan plugin.
5.    Cek file permission.
6.    Matikan tema dan plugin.
7.    Reset manual file .htaccess.
8.    Upgrade PHP situs Anda ke versi terbaru.
9.    Cek prefix database Anda.
10.    Ekspor atau reset situs WordPress Anda.
Semoga setelah membaca tutorial ini, Anda bisa mengatasi error “Sorry, you are not allowed to access this page”.

Penyebab Error “Sorry, You Are Not Allowed to Access This Page”
Pada saat mengakses halaman situs, kadang-kadang Anda akan menemukan error dengan tampilan seperti ini:

Umumnya, error ini terjadi karena adanya masalah terkait keamanan atau permission. Meski demikian, mencari penyebab utama dari error ini tidaklah mudah.

Sebagai contoh, muncul ketidaksesuaian pada data yang sedang dikomunikasikan di antara file website dan database Anda. Jika data yang tersimpan untk tema, plugin, atau komponen core WordPress tidak sesuai dengan versi yang ada pada database, maka permintaan tidak dapat diproses secara benar. Karena itulah, pesan error “Sorry, you are not allowed to access this page” ditampilkan.

Apabila username dan password di file wp-config.php tidak sesuai dengan database, maka hal tersebut juga bisa memunculkan error terkait sehingga Anda tidak dapat mengakses halaman situs.
Penyebab lain dari error ini adalah situs Anda menggunakan versi PHP yang outdated atau tidak diperbarui. Oleh karena itu, sebaiknya Anda harus terus mengupgrade PHP ke versi terbaru.

Semoga setelah membaca tutorial ini, Anda dapat mengatasi error “Sorry, You Are Not Allowed to Access This Page” di WordPress. Kami akan membahas mulai dari metode paling dasar sampai ke solusi tingkat lanjut jika error tak kunjung teratasi.

10 Cara Mengatasi Error “Sorry, You Are Not Allowed to Access This Page” di WordPress
Sebelum memulai tutorial ini, buatlah backup website WordPress Anda terlebih dulu. Dengan demikian, Anda bisa merestore situs jika ada kesalahan yang dibuat selama proses perbaikan berlangsung.

1. Revert Situs ke Pre-Error State

Sama seperti error lain yang ditemui, ada baiknya jika Anda mengingat kembali perubahan terakhir yang dibuat di situs. Kemungkinan besar perubahan tersebut, misalnya update WordPress ke versi terbaru, migrasi situs dari local environment, dan mengubah beberapa hal di PHP, memunculkan error tidak bisa mengakses halaman. Di samping itu, tema atau plugin yang baru saja Anda install juga bisa menjadi peyebab error ini muncul.

Jika Anda ingat perubahan terakhir yang dilakukan, maka solusi termudahnya adalah revert situs. Hapus tema atau plugin yang dipercaya menjadi penyebab error atau gunakan plugin, seperti WP Rollback, untuk merestore versi lama atau versi sebelumnya. Opsi lain yang bisa dilakukan, restore situs WordPress dari backup (jika Anda sudah membuat backup situs sebelum error terjadi).
Di Hostinger, semua paket web hosting menawarkan backup otomatis. Karena itu, Anda bisa dengan mudah membackup file website atau database MySQL melalui Files > Backups di control panel.
Namun, seandainya Anda tidak mengingat perubahan terakhir yang dilakukan, maka Anda bisa membuat daftar kemungkinan penyebab.

2. Gunakan WP_DEBUG untuk Mmebuat Daftar Kemungkinan Penyebab Error
Untuk mengecek error PHP seperti apa yang mengakibatkan kesalahan pada situs, Anda harus mengaktifkan tool WP_DEBUG. Buka file wp-config.php dan tambahkan baris kode berikut ini (jikakode ini belum ada di file):

Anda akan melihat pesan debug buatan WordPress di halaman individual situs. Baca pesan tersebut dan Anda bisa mengetahui peyebab error ” Sorry, you are not allowed to access this page”.
Aktifnya WP_DEBUG memudahkan Anda untuk melihat entry yang tersimpan di wp-contents/debug.log. Dengan demikian, semua error akan ditampilkan di satu lokasi atau tempat yang bisa dengan mudah Anda temukan.

3. Review Catatan Log

Selain mengecek error PHP pada file, Anda juga bisa mengecek catatan error. Dengan melakukan metode ini, Anda dapat mempersempit kemungkinan penyebab error.
Umumnya, proses mereview catatan error ini berbeda-beda, tergantung pada provider hosting yang Anda gunakan. Jika Anda adalah klien Hostinger, maka Anda bisa membaca panduan terkait mengecek catatan error situs yagn telah kami tuliskan. Di panduan tersebut, Anda akan mendapatkan berbagai informasi, seperti cara menggunakan file .htaccess untuk mencatat error serta membahas beberapa tipe error yang bisa menyebabkan munculnya “Sorry, you are not allowed to access this page”.

Apabila Anda tidak bisa mendeteksi penyebab error via WP_DEBUG atau catatan error di provider hosting Anda, maka Anda bisa mengetahuinya dengan menggunakan plugin security.

4. Dapatkan Notifikasi Plugin Security

Hack atau serangan lain juga bisa menyebabkan error ini muncul. Jika sebelumnya Anda telah menginstall plugin security yang akan mengirimkan email peringatan ketika ada aktivitas mencurigakan (misalnya, Wordfence Security), cek inbox dan folder spam sekarang juga. Anda akan mendapatkan notifikasi yang sesuai dengan waktu error pertama kali terjadi.

Ada banyak plugin security yang bisa Anda install untuk mengamankan catatan semua aktivitas yang terjadi di situs WordPress Anda. Salah satu plugin security terbaik adalah WP Security Audit Log:

Dengan plugin ini, Anda bisa melacak core WordPress, perubahan pada pengaturan, update profil user, perubahan pada database, dan lain-lain. Plugin ini menjadi tool yang sangat berguna dalam menunjukkan penyebab utama dari error “Sorry, you are not allowed to access this page”.
5. Cek File Permission

Kesalahan pada konfigurasi file permission juga bisa menyebabkan munculnya error ini sehingga Anda tidak bisa masuk dashboard WordPress. Ada banyak faktor yang harus Anda ketahui dan pertimbangkan ketika mengecek file permission. Terdapat dua cara untuk mengatasi error pada file permission.

Jika membeli paket web hosting di Hostinger, maka Anda akan mendapatkan tool khusus yang membantu Anda membuat dan mengembangkan website. Tool tersebut tersimpan di Other > Fix File Ownership yang bisa dibuka melalui control panel. Hanya dengan sekali klik saja, tool tersebut akan mencari dan memperbaiki file atau direktori apa pun yang bermasalah dengan permission.

Cara lain bisa dilakukan menggunakan FTP. Buka aplikasi File Transfer Protocol (FTP) dan masukkan informasi hosting ke kolom terkait. Setelah itu, buka public_html. Dalam folder tersebut, cari subfolder yang diberi nama wp-admin, wp-content, dan wp-includes. Pilih File Permissions:

Di jendela Change file attributes, pastikan bahwa angka yang tertera adalah 755, sudah ada tanda centang di box Recurse into subdirectories, dan Apply to directories only sudah dipilih:

Pilih OK untuk menerapkan semua perubahan. Kembali ke public_html dan pilih setiap file yang ada pada folder tersebut. Jangan sertakan (exclude) tiga direktori yang sudah Anda ubah sebelumnya. Klik kanan pada file dan pilih File permissions sekali lagi:
 


Di jendela Change file attributes berikutnya, pastikan bahwa nilainya 644, box Recurse into subdirectories sudah dicentang, dan Apply to files only sudah dipilih. Pilih OK.



Diharapkan metode ini bisa mengatasi error tidak bisa masuk dashboard WordPress. Selain itu, dengan metode ini, Anda pun bisa memastikan bahwa basic permission untuk file WordPress telah terkonfigurasi dengan benar. Jangan lupa, directory permission haruslah 0755 dan file permission 0644.

6. Matikan Semua Tema dan Plugin

Seperti yang sudah disebutkan, tema atau plugin yang baru saja diinstall dapat menyebabkan error “Sorry, you are not allowed to access this page”. Maka dari itu, cara terbaik yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi error tidak bisa mengakses halaman WordPress adalah mematikan semua plugin dan tema yang digunakan saat ini. Apabila Anda tidak bisa masuk dashboard WordPress, maka Anda harus mematikan tema dan plugin secara manual via FTP.

Setelah mematikan semua plugin dan tema, cek apakah error masih muncul atau sudah hilang. Jika sudah teratasi, aktifkan kembali tema dan plugin satu per satu sembari mengecek apakah error muncul lagi atau tidak. Seandainya error kembali muncul, maka Anda sudah tahu tema atau plugin mana yang menyebabkan error. Anda hanya perlu mematikan dan menghapus tema atau plugin terkait.
7. Reset File .htaccess Secara Manual
Error “You are not allowed to access this page” juga bisa disebabkan oleh kesalahan pada kode di dalam file .htaccess. Buka folder public_html dengan menggunakan FTP dan cari file .htaccess. Klik kanan, pilih Rename, dan ubah nama file ke .htaccess_backup.
Klik kanan sekali lagi pada file, kemudian unduh:


Buka file di text editor yang Anda gunakan (misalnya, TextEdit atau Notepad). Ubah nama file kembali ke .htaccess dan ganti semua teks dalam file dengan snippet berikut ini:

 
Simpan dan upload file kembali ke situs. File .htaccess kini telah di-reset. Error sudah bisa diatasi, jika file adalah penyebabnya.

8. Upgrade PHP Situs Anda ke Versi Terbaru
Versi PHP yang belum diperbarui atau sudah outdated juga bisa menjadi salah satu penyebab error “Sorry, you are not allowed to access this page”. Selain itu, menggunakan PHP versi lama bisa meningkatkan risiko keamanan di situs WordPress Anda. Karena itulah, kami menyarankan Anda untuk tidak lupa memperbarui PHP ke versi terbaru.
Sebelum melakukan upgrade PHP, Anda harus tahu apakah situs Anda kompatibel dengan PHP versi terbaru atau tidak. Pastikan juga untuk membackup website terlebih dulu.

Anda juga disarankan untuk membuat local staging copy dari situs Anda sebelum memulai upgrade. Dengan ini, Anda akan bisa mengetes apakah situs Anda kompatibel dengan versi terbaru PHP.
Setelah mengetest dan ternyata situs Anda kompatibel dengan versi terbaru PHP, maka langkah selanjutnya memperbarui PHP. Ada dua metode untuk upgrade PHP secara permanen. Jika Anda memiiki Virtual Private Server (VPS), maka Anda bisa mengupgradenya secara langsung via command line. Namun, jika Anda tidak memiliki VPS, maka Anda harus mengubahnya via control panel atau menghubungi provider hosting Anda untuk meminta bantuan.

Jika Anda adalah klien Hostinger, maka Anda bisa mengakses semua tool yang dibutuhkan untuk mengelola versi PHP di control panel. Buka Advanced > PHP Configuration.


9. Cek Database Prefix

Anda sudah mengupgrade PHP ke versi terbaru, tapi Anda masih menerima pesan error “Sorry, you are not allowed to access this page. Bagaimana ini bisa terjadi? Jika Anda mengembangkan website berbasis WordPress di komputer sendiri dan baru-baru saja memindahkannya ke live server, maka kemungkinan besar terjadi ketidaksesuaian di table prefix database.

Untuk mengecek apakah prefix database Anda sudah benar atau belum, buka file wp-config.php dan database WordPress. Di sini Anda akan mengecek apakah value prefix (misalnya, wp_) sesuai dengan yang ada di database. Setelah semua ketidaksesuaian terdeteksi dan diperbaiki, buka kembali situs Anda dan cek apakah Anda sudah bisa mengakses halaman situs atau masih mendapatkan pesan error “Sorry, you are not allowed to access this page”.

10. Ekspor atau Reset Situs WordPress Anda

Sebelum mengekspor atau reset situs, pastikan Anda sudah membuat backup website terlebih dulu.
Terkadang, instalasi WordPress bermasalah dan tak pelak memunculkan notifikasi error “Sorry, you are not allowed to access this page”. Jika demikian adanya, ekspor atau pindahkan situs Anda ke instalasi WordPress terbaru untuk mengatasi error tidak bisa masuk dashboard WordPress.

Opsi terakhir yang layak Anda coba adalah reset situs WordPress secara menyeluruh. Perlu diingat, mengatur ulang database berarti Anda akan kehilangan semua konten yang telah di-publish di halaman dan postingan. Karena itulah, Anda disarankan untuk membuat backup terlebih dulu agar bisa dengan mudah merestorenya setelah proses reset.

Kesimpulan

Sebagai pengguna WordPress, sangatlah penting untuk mengetahui kemungkinan penyebab error yang biasanya terjadi di CMS ini serta cara untuk mengatasinya. Di tutorial ini, Anda telah mempelajari cara memperbaiki error “Sorry, you are not allowed to access this page”, di lansir dari hostinger pada (tanggal 15 Februari 2019).